Kamis, 30 Januari 2014

Rabu, 29 Januari 2014

Tukar Link Dan Daftar Blog Sahabat

Tukar Link Dan Daftar Blog Sahabat


Silahkan Copy Code Link dibawah ini :

--------------------------------------------------------------------------------
<a href="http://www.doyock-online.blogspot.com/" target="_blank" title="Berbagi Informasi Dan Pengetahuan"> <img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjD43LvfHolo7m4x2WKl0vr3nNy5kY1ZS9yOp2IfWo3jx1CrLAqc6lPjSAVyjym7rPPNHoPQSR-G4JSjaSn8tv2ftyS_vC5VDDY9qj7cVkBdtawH9f0yXfFCfu8PqNFNXENTTvdcwmj3XY/s1600/backlink.php.gif" /> </a><a href="http://www.doyock-online.blogspot.com/" target="_blank">Berbagi Informasi Dan Pengetahuan</a>
--------------------------------------------------------------------------------


Untuk memasang code tersebut masuk ke Tata Letak > Tambah Gadget > Pilih HTML/Java Script pastekan Code Link diatas dan kasih judul Blog Teman Setelah selesai pemasangan Code Link diatas...

by :




Daftar Blog Sahabat :

Photobucket  http://berbagi2-ilmu.blogspot.com

2 wajah animasi http://tolastoles.blogspot.com

http://earninspire.blogspot.com4 

http://tugasku-4u.blogspot.com/

Pagerank 3 Backlink

Created By prastypunya Blog

7 Blog Accounting Media

8 masih kosong

9 masih kosong

10 masih kosong

Silahkan berkomentar disini jika ingin blog sahabat dipampang diblog ini.
terima kasih

source http://doyock-online.blogspot.com/2013/01/tukar-link-dan-daftar-blog-sahabat.html

Selasa, 28 Januari 2014

Macam-macam Pengaman Sirkuit

Macam-macam Pengaman Sirkuit - Pengaman sirkuit ini terdiri dari sekring (fuse), fusible link dan circuit breaker yang dipasangkan pada sirkuit kelistrikan dan sistem kelistrikan untuk melindungi kabel-kabel dan connector dari kebakaran karena arus yang mengalir berlebihan.

a. Sekring (fuse)

Sekring ditempatkan pada bagian tengah sirkuit kelistrikan. Bila dilewati oleh arus yang berlebihan maka akan terbakar dan putus sehingga kebakaran dapat dihindari. Tipe sekring ada 2, yaitu: cartridge (tabung) dan blade (kipas). Tipe blade sering banyak digunakan karena lebih kompak dengan elemen metal dan rumah pelindung yang tembus pandang, dan warna dari sekring merupakan petunjuk kapasitas sekring (5A-30A) 




Kapasitas               Identifikasi Warna
5 A                        Coklat Kekuningan

7,5 A                     Coklat
10 A                      Merah
15 A                      Biru
20 A                      Kuning
25 A                      Tidak Berwarna
30 A                       Hijau










b.fusible link 
Fungsi dan konstruksinya sama dengan sekring, hanya memiliki perbedaan utama dapat digunakan untuk arus yang lebih besar karena ukurannya lebih besar dan memiliki elemen yang lebih tebal. Sama halnya dengan sekring, fusible link juga terdiri dari tipe cartridge dan link (kabel).


Identifikasi Warna
30 A 0,3 Merah Muda
40 A 0,5 Hijau
50 A 0,85 Merah
60 A 1,0 Kuning
80 A 1,25 Hitam
100 A 2,0 Biru



c.Circuit breaker
Digunakan sebagai pengganti sekring untuk melindungi dari kesulitan pengiriman tenaga dalam sirkuit, seperti power window, sunroof, door lock, pemanas (heater) dan komponen yang sejenis.






source http://doyock-online.blogspot.com/2012/10/macam-macam-pengaman-sirkuit.html

Senin, 27 Januari 2014

Privacy Policy / Ketentuan

Privacy Policy / Ketentuan | Saya (pemilik blog) Berbagi Informasi Dan Pengetahuan dan juga rekan-rekan lain (para kontributor blog) dengan senang hati menjalankan blog pribadi ini yang dikenal sebagai Berbagi Informasi Dan Pengetahuan), dan kami berbahagia Anda dapat berbagi di sini baik sebagai pengunjung atau pengguna. Apa yang kami sediakan adalah sebuah tulisan apa adanya, sekadar unek-unek yang bisa dibagi tanpa habis oleh siapa pun dan hingga kapan pun.




Anda pun dapat berbagi bersama kami, namun mohon ikut bertanggung jawab pada apa yang Anda bagi di halaman-halaman kita bersama. Khususnya, jangan sampai hal-hal yang dilarang di bawah muncul di halaman-halaman kami, atau terhubung ke halaman kami.

(Kami membuat syarat layanan ini dalam lisensi Creative Commons Sharealike, yang berarti Anda boleh “mencopy”nya untuk keperluan di blog Anda misalnya – namun kami akan dengan senang hati jika Anda menunjukkan kembali melalui taut ke halaman ini jika Anda menggunakannya.

Syarat Layanan

Syarat dan ketentuan layanan berikut bersifat mengikat bagi semua pengunjung dan pengguna blog Berbagi Informasi Dan Pengetahuan . Kami sebagai penyedia blog ini bertanggung jawab dalam pengelolaan publikasi artikel, perubahan konten, pengaturan kunjungan dan diskusi. Dengan menggunakan blog ini berarti Anda setuju dengan syarat dan ketentuan berikut:
  1. Anda diperbolehkan melakukan pembajakan/plagiat konten baik dari situs ini keluar atau pun dari luar ke dalam situs ini dalam ranah ketentuan atau aturan mana pun, dengan syarat mencantumkan link sumbernya.
  2. Anda tidak akan mempublikasikan materi yang berada dalam hak kekayaan intelektual tanpa izin ke dalam blog ini;
  3. Anda tidak akan melakukan spam baik secara acak atau sengaja dalam berbagai bentuk di blog ini;
  4. Anda tidak akan memberikan pranala dan/atau taut yang bertujuan untuk meningkatkan/mengalihkan trafik ke suatu situs komersial tertentu, atau dengan sengaja melakukan penipuan dalam pranala terselubung (phisingproofing, dan lain sebagainya);
  5. Anda tidak akan melakukan penetrasi/hack ke dalam sistem basis data, termasuk menanamkan peranti lunak berbahaya (worm, virus, trojan) yang merusak konten dan/atau membahayakan pengguna lainnya;
  6. Anda tidak akan menerbitkan atau memberikan pranala/taut yang merupakan konten pornografi, tidak senonoh, tidak sopan, baik dalam bentuk teks, gambar atau pun video;
  7. Anda akan menggunakan sistem diskusi secara sopan dan etis, dan tidak melakukan penyerangan, penghinaan, dan ketidaklayakan yang lainnya terhadap pengguna yang lain;
  8. Anda tidak akan memasukkan URI/URL blog atau situs lain yang memberikan pesan elektronik tak diinginkan, atau metode-metode promosi serupa yang tidak sehat;
  9. Anda tidak akan menggunakan nama yang secara tatakrama atau pun leksikalitas dapat membingungkan atau memberikan interpretasi yang merujuk pada pihak-pihak lain yang bukan Anda pada dasarnya.

Pelanggaran

Jika terjadi pelanggaran terhadap syarat dan ketentuan, maka kami (pemilik blog) berhak melakukan berbagai tindakan yang dinilai perlu seperti penghapusan konten/kontribusi/diskusi yang tidak sesuai, hingga penghapusan akun kontributor/subskriber, dan penolakan untuk berpartisipasi kembali.

Terima kasih telah mengunjungi Berbagi Informasi Dan Pengetahuan silakan tinggalkan komentar, saran atau petanyaan anda di kotak komentar

Copyright © 2013 Berbagi Informasi Dan Pengetahuan

source http://doyock-online.blogspot.com/2012/10/doyock-onlineblogspotcom.html

Minggu, 26 Januari 2014

Cara membuat Buku Tamu di blog

Cara membuat Buku Tamu di blog - Untuk membuat sebuah widget buku tamu sangat mudah, anda  tinggal mengunjungi  . http://www.cbox.ws/.


Untuk caranya silahkan anda ikuti langkah-langkah berikut ini :
  1. Seperti biasa anda harus daftar terlebih dahulu dengan cara  Sign Up, silahkan anda tulis data-data anda pada form yang telah di sediakan.
  2. Buka email dan Jika sudah tedaftar, dan di terima jadi anggota cbox, silahkan anda login dengan id anda
  3. Silahkan klik menu  untuk mengatur tampilan buku tamu anda, silahkan pilih yang sesuai dengan keinginan anda. Jika sudah selesai klik Save Setting.
  4. Untuk mendapatkan kode HTML dari cbox anda, silahkan klik publish yang berada di bawah menu.
  5. Copy seluruh kode HTML yang ada pada text area yang berada di bawah.
  6. Klik Log out yang berada di atas layar anda untuk keluar dari halaman cbox anda. Silahkan close situs tersebut.
  7. Selesai

Untuk menempatkan kode HTML cbox tadi pada blog anda, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

Untuk Blogger baru :

  1. Silahkan Login dengan id anda
  2. Klik menu Tata Letak
  3. Klik Elemen Halaman
  4. Klik Tambah gadget
  5. Klik tombol Tambahkan ke Blog atau tanda "+" yang berada di bawah tulisan HTML/JavaScript
  6. Tuliskan judul shoutbox anda pada judul. Contoh : Buku tamu ku, atau my guestbook atau apa saja yang anda suka
  7. Copy paste kode HTML cbox anda di dalam konten
  8. Klik tombol Simpan Perubahan
  9. Tekan & Pindahkan yang telah anda buat tadi di tempat yang di sukai
  10. Tekan tombol Simpan
  11. Selesai

Selamat mencoba !Cara membuat Buku Tamu di blog
source http://doyock-online.blogspot.com/2012/10/cara-membuat-buku-tamu-di-blog.html

Sabtu, 25 Januari 2014

CARA MELAKUKAN PENGUKURAN CDI YG TIDAK DIKETAHUI POSISI TERMINAL PADA SOCKETNYA ( CDI BLANK )

CARA MELAKUKAN PENGUKURAN CDI YG TIDAK DIKETAHUI POSISI TERMINAL PADA SOCKETNYA ( CDI BLANK )


MOTOR NF 125  :

Tahap ke – 1 :

Gunakan Skala pengukuran pada Multitester pada skala 1 k ohm.

Kemudian arahkan jarum test lead yang merah (+) kearah kabel CDI yang akan diukur sebagai posisi yang diam / mantep ditempat.

Sedangkan jarum test lead yang hitam (-) bergerak / diarahkan ke setiap kabel CDI yang lainnnya, sampai nantinya kita akan menemukan antara kedua kabel yang kita ukur / hubungkan dengan kondisi tidak ada hubungan ( tidak ada kontinitas ).

Kalau kita sudah mendapatkan yang tidak ada hubungan antara dua kabel yang diukur tersebut ( tergantung ada berapa yang tdk ada hubungan ) berarti kabel yang pada jarum test lead merah (+) tersebut adalah kabel coil.



Tahap ke - 2 :

Setelah jarum test lead merah (+) tadi kita mengetahui itu adalah coil ( tidak ada kontinitas ), maka kita balik posisi test lead merah (+) pada kabel tersebut menjadi test lead hitam (-) yang sekaligus kita fungsikan sebagai masa pengukuran.

Tahap ke - 3 :

Kita arahkan jarum test lead merah (+) kesetiap kabel, yang sekaligus untuk mengetahui posisi terminal pada CDI berikutnya.

Dengan demikian maka kita nantinya akan menemukan posisi : massa, TSS R, TSS B, Batere ( K K ) , dan yang terakhir adalah Pulser.

Yang mana kita mengetahuinya dengan cara menandakan dengan ukuran nilai tahanan yang terkecil sampai yang terbesar, dengan cara melihat hasil nilai ukuran tahanannnya.

Contoh hasil ukurnya kira – kira :

- Massa              =  8 k Ohm

- TSS R             =  10 K Ohm

- TSS B             =  14 K Ohm

- Batere ( K K ) =  42 K Ohm        

- Pulser             =  100 K Ohm

                                                                                                                                                      1

MOTOR GL PRO NEO TECH /  MEGA PRO :

Tahap ke – 1 :

Pada awal pencarian terminal pada kabel pada CDI ini pola awalnya kita harus mencari posisi Coil dan kabel yang tidak ada nilai tahanannya terlebih dahulu.

Yang mana kalau posisi coil itu adalah : “ dari setiap kabel CDI / terminal yang dihubungkan, nantinya akan tidak terdapat nilai kontinitas / tidak terhubung “.

Arahkan jarum test lead merah (+) ataupun kebalikannnya yaitu jarum test lead hitam (-) untuk mencari ( bergerak ).

( Ini bisa kita lakukan dengan bolak – balik diantara jarum test lead pada Multitester ).

Apabila tidak ada hubungan diantara kabel yang kita cari tadi, maka kabel tersebut adalah Coil dan beberapa kabel kosong pada  soket CDI Blank. ( tergantung tinggal ada berapa jumlah kabel yang tidak ada kontinitasnya ).

Untuk selanjutnya kita pisahkan / tandai yang tidak ada hubungan tersebut terlebih dahulu. Agar kita bisa mencari posisi terminal pada kabel CDI yang lainnnya.

Tahap ke – 2 :

Mencari kabel  yang lainnnya, yaitu : pulser, batere ( k k ), dan yang terakhir adalah massa.

Caranya : Cari hasil nilai ukur yang paling besar kita hubungkan diantara sisa kabel yang lainnya.

Yang mana, dari hasil ukur diantara sisa kabel yang kita ukur maka kita akan mendapatkan nilai tahanan yang terbesar ( pergerakan jarum multitester akan bergerak sedikit ) itu adalah pada posisi test lead merah (+) itu adalah pulser, dan test lead hitam (-) itu adalah Kunci kontak.

Tahap ke – 3 :

Setelah kita dapat posisi pulser & K K , dan sekaligus kita pisahkan / tandai, maka sisa kabel yang belum terukur tersebut adalah : posisi massa CDI tersebut.

Tahap ke – 4 :

Sudah mendapatkan semua posisi kabel tersebut barulah kita tes untuk melihat ada atau tidaknya api pada kabel sekunder Coil ke masa body motor.

Dengan cara mencoba menghubungkan masing – masing kabel yang tidak ada hubungan ( coil dan kabel kosong ) tersebut ke kabel body dari primer coil ( hitam / kuning ).

                                                                                                   

                                                                                                                                                  2. REVO ( CUB 100 CC )

Tahap ke – 1 :

Mencari posisi kabel Koil dan kabel kosong, yang mana apabila antara hubungan test lead pada (+) merah dan (-) hitam pada multitester tidak terdapat hubungan. ( baik dengan cara hubungan bolak-balik ).

Tahap ke – 2 :

Setelah kita menemukan kabel coil. Kita cari posisi kabel yang lainnnya, yaitu :

Kunci kontak, sepul, fulser, dan masa.

Tahap ke – 3 :

Mencari kunci kontak

Test lead hitam (-) pada posisi satu kabel, jika dihubungkan dengan test lead merah (+) pada kabel yang lain tidak ada kontinitas (tidak bergerak).

Tahap ke – 4 :

Mencari Sepul

Posisikan tes lead merah ( + ) ke satu kabel. dan teas lead hitam ( - ) ke kabel sisa ( yang lain ).

Pada saat dihubungkan dengan kedua kabel sisa, tidak terdapat hubungan.

Maka kabel pada teas lead merah tersebut adalah sepul.

Tahap ke – 5 :

Setelah kita mendapatkan kabel / posisi sepul kita cari dua kabel sisa, yaitu mencari posisi pulser dan masa.

Caranya : Posisikan test lead hitam (-) pada satu kabel dan test lead merah (+) ke satu kabel yang satunya.

Jika hasil pembacaan ukuran nilai tahanannya besar ( jarumnya bergerak lebih sedikit ), maka posisi kabel yang ada dites lead hitam ( - ) tersebut adalah fulser dan yang kabel di test lead merah ( + ) adalah massa.

Tahap ke – 6 :

Sudah mendapatkan semua posisi kabel tersebut barulah kita tes untuk melihat ada atau tidaknya api pada kabel sekunder Coil ke masa body motor.

Dengan cara mencoba menghubungkan masing – masing kabel yang tidak ada hubungan ( coil  kabel kosong ) tersebut ke kabel body dari primer coil ( hitam / kuning ).

                                                                                                   

                                                                                                                                                   3

TIGER 2000

Tahap ke - 1 :

Mencari coil.

Cara mencari posisi coil pada CDI Tiger  sama dengan langkah mencari di posisi kabel di CDI yang lain.

Untuk mencari posisi Coil apabila diukur dengan multitester tidak terdapat hubungan ( posisi merah (+) diam dan teas lead hitam ( - ) ke kabel yang lain Hal ini bisa terjadi tidak adanya hubungan pada posisi bolak balik.

Tahap ke - 2 :

Setelah kita menemukan kabel koil, kita cari posisi kabel yang lainnya, yaitu :

Kunci kontak, sepul, masa, dan fulser, dan posisi kabel yang kosong.

Tahap ke - 3 :

Mencari kabel kunci kontak (hitam/putih):

Test  lead hitan (-) pada posisi satu kabel, jika dihubungkan dengan test lead merah(+) pada kabel yang lain akan tidak terdapat hubungan ( jarum multitester nya tidak bergerak ). Maka kabel pada teas lead hitam adalah kunci kontak.

Tahap ke - 4 :

Setelah kita mendapat kabel kunci kontak ( pada tahap ke-3), maka kita mencari posisi terminal pada kabel sisa, yaitu kita harus mencari : sepul, massa, fulser, dan kabel kosong.

Tahap ke – 5 :

Mencari kabel kosong dan massa.

Untuk Mencari kedua terminal ini dengan cara hubungkan antara satu kabel dengan kabel sisa yang lain, maka kita akan menemukan dua kabel yang apabila dihubungkan akan mendapatkan hasil ukur tahanannya 0. maka itulah posisi kabel massa dan kabel kosong.

Tahap ke – 6 :

Mencari sepul dan pulser.

Caranya hubungkan kedua kabel sisa , dan posisikan tes lead merah ( + ) pada satu kabel, dan tes lead hitam ( - ) pada kabel satunya.

Maka kita akan mendapatkan hasil ukur nilai tahannannya tidak tak terhingga ( jarum testernya tidak bergerak ).Maka dari kabel tes lead hitam ( - ) adalah terminal sepul, dan tes lead merah ( + ) adalah pulser.  
jnj
source http://doyock-online.blogspot.com/2012/11/cara-melakukan-pengukuran-cdi-yg-tidak.html

Jumat, 24 Januari 2014

Pengertian Gerbang Logika


Pengertian Gerbang Logika  - Elektronik digital atau atau rangkaian digital apapun tersusun dari apa yang disebut sebagai gerbang logika.  
 Gerbang logika melakukan operasi logika pada satu atau lebih input dan menghasilkan ouput yang tunggal.  Output yang dihasilkan merupakan hasil dari serangkaian operasi logika berdasarkan prinsip-prinsip aljabar boolean. 



 Dalam pengertian elektronik, input dan output ini diwujudkan dan voltase atau arus (tergantung dari tipe elektronik yang digunakan).
Setiap gerbang logika membutuhkan daya yang digunakan sebagai sumber dan tempat buangan dari arus untuk memperoleh voltase yang sesuai.  Pada diagram rangkaian logika, biasanya daya tidak dicantumkan. Dalam aplikasinya, gerbang logika adalah blok-blok penyusun dari perangkat keras elektronik.  Gerbang logika ini dibuat dengan menggunakan transistor.  Seberapa banyak transistor yang dibutuhkan, tergantung dari bentuk gerbang logika.  Dasar pembentukan gerbang logika adalah tabel kebenaran (truth table).  Ada tiga bentuk dasar dari tabel kebenaran yaitu AND, OR, dan NOT.  Berikut adalah tabel-tabel dan bentuk gerbang logikanya. 



- Pada AND, bila ada dua input A dan B maka output atau signal hanya dihasilkan jika A = 1 dan B = 1.

-Pada OR, bila ada dua buah input A dan B maka output atau signal akan dihasilkan jika salah satu atau kedua input bernilai 1

-Pada NOT, bila ada satu input mempunyai nilai tertentu maka operasi NOT akan menghasilkan output / signal yang merupakan kebalikan dari nilai inputnya.

source http://doyock-online.blogspot.com/2012/11/sekilas-tentang-gerbang-logika.html